|
Release
Date : Kamis, 17 Juni 2010 Media
: Otomotif, at page 11, size 1020 mmk Journalist
: Tim OTOMOTIF
Banyak cara menggaet pasar, mulai dari performa yang ditingkatkan,
juga hingga penampilan yang berbeda. Seperti Toyota Yaris TRD
Sportivo ini. Dengan meningkatkan performa dan penampilan, diharapkan
pangsa anak muda menikmati Yaris yang dilego dengan harga Rp 245,450
juta (on the road, Jakarta) dengan beberapa peranti dari TRD yang
bermarkas diJepang.
SATU WARNA Yaris tipe S merupakan tipe teratas
dari jajaran 3 tipe Yaris, setelah yang paling rendah dan E di
tengah-tengah. Dengan kelengkapan smart entry key, start/stop engine
button, lalu dual SRS Airbag serta penggunaan rem cakram untuk roda
belakang, sudah menjadi standarnya.
Ditambah lagi aksesori TRD Sportivo ini, spoiler depan, belakang,
lalu pelek serta suspensi di keempat roda. Tampak di depan spoilernya
lebih berkesan macho dibanding Yaris tipe S standar. Begitupun di
belakang, tampak desain seperti rear diffuser dengan dual muffler tip
dari TRD. Plus aero kit di atas kaca belakang. Oh ya, tipe ini hanya
berkelir putih.
Tetapi hal yang menggelitik adalah suspensinya. Sebab ini salah
satu performa yang bisa dirasakan langsung oleh pengemudinya. Dengan
racikan dari TRD diharapkan stabililasnya bisa melebihi kualitas
peranti standar.
Saat melewati jalanan di pinggiran ibu kota dengan permukaan tak
terlalu rata dan tak jarang bertemu lubang, bantingan sedikit membuat
tubuh bergoyang-goyang. Tetapi ayunannya masih belum mencapai tahap
membuat lelah alias bikin pegel.
Ya sudah, bawa ngebut saja! Pada kecepatan sekitar 60 km/jam dan
melakukan zig-zag, masih tak ada gejala bodi belakang ngepot alias
oversteer, begitupun understeer tak terjadi, suspensinya masih mampu
menahan beban ke depan dan traksi roda pun masih cukup kuat menapak
jalan.
Barulah, ketika kecepatan merambat naik di atas 120 km/jam manuver
dadakan tentunya makin terbatas, karena efek oversteer sudah mulai
terjadi. Tentu sekadar menyalip di tol dengan sudut tak tajam masih
mendapatkan traksi stabil dari suspensi ini. Dijalan lurus dan
terkadang bumpy seperti permukaan tol Cipularang, atau tol JORR,
redaman sedikit terasa keras di dalam. Tetapi malah ini tak
memengaruhi pengendaliannya. Tunggangan masih bisa dikontrol oleh
pengemudi ke arah yang dimaui begitu, masih sedikit terasa terpaan
angin mendorong mobil, ketika mendahului mobil besar dalam kecepatan
tinggi, seperti saat melewati bus, terasa ada dorongan ke samping.
Terasa, suspensi ini memberikan sensasi berbeda pada Yaris. Cukup
memberikan stabilitas, juga tak meninggalkan sisi kenyamanan buat
penumpangnya.
LINK
TOYOTA ASTRA MOTOR
|